Sepak Bola Jerman di Masa Kini

Tim Nasional Sepak Bola Jerman adalah tim yang mewakil Jerman dalam kejuaraan sepak bola internasional. Jerman memiliki catatan yang sangat mengesankan dalam setiap penyelenggaraan Piala Dunia. Catatan prestasi 3 kali juara dunia, hanya dikalahkan tim Brasil. Selain itu tim nasional sepak bola Jerman Timur juga pernah memenangkan Olimpiade. 

Pelatih tim Jerman sekarang ini adalah Joachim Loew. Loew, yang menggantikan Juergen Klinsmann yang mengundurkan diri setelah kegagalan di Piala Dunia 2006 di Jerman, memadukan antara pemain muda dan senior di kubu Jerman, sehingga ia memainkan Oliver Kahn, Jens Lehmann dan Michael Ballack yang berpengalaman sekaligus dengan sejumlah pendatang baru di tim nasional Jerman, seperti Philipp Lahm, Lukas Podolski, atau Bastian Schweinsteiger.



Spesialis turnamen

Tim Jerman dikenal sebagai kesebelasan spesialis turnamen. Tim ini dinilai memiliki napas panjang yang sangat dibutuhkan sebuah kesebelasan dalam keikutsertaan dalam kejuaraan yang berlangsung lama. Kerap, di awal turnamen, tim Jerman belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, setelah dua-tiga pertandingan, tim ini menjadi sangat hebat dan menakutkan lawan-lawannya. Itulah sebabnya, tim ini juga sering dijuluki mesin diesel, yang lambat panasnya.

Selain itu, tim Jerman juga dikenal dengan semangat juangnya yang pantang menyerah serta kekompakan timnya. Dalam setiap pertandingan yang dihadapinya, tim Jerman tak akan pernah menyerah sebelum peluit panjang berbunyi. Kerap pasukan Jerman ini mampu membalikkan keadaan di menit-menit terakhir. Pernah di 1994, di Amerika Serikat, mereka tertinggal lebih dulu dari Korea Selatan 0-2, tetapi di akhir pertandingan mereka justru memukul balik 3-2. Sedangkan kekompakan tim mereka juga sulit ditandingi kesebelasan lain

Piala Dunia
Sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia, tim Jerman hampir mengikuti semuanya, kecuali pada tahun 1930 dan 1950. 
Jerman sudah tampil di putaran final 16 kali, yaitu tahun 1934, 1938, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1974, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, dan 2006, Jerman bertindak sebagai tuan rumah. Prestasi terbaik mereka adalah saat menjadi juara pada Piala Dunia 1954, 1974, dan 1990.
Jerman telah meraih gelar juara pada 1954, 1974, dan 1990. Jerman juga sempat maju ke babak final pada 1966 (dikalahkan Inggris 2-4), 1982 (dikalahkan Italia 1-3), 1986 (dikalahkan Argentina 2-3), dan 2002 (ditundukkan Brasil 0-2).
Gelar juara ketiga diraih Jerman pada 1934 dan 1970. Pada 1934, gelar itu diperoleh Jerman lewat kemenangan atas Austria dengan skors 3-2 ketika kejuaraan akbar ini diselenggarakan di Italia. Di Meksiko, 1970, Jerman menang tipis 1-0 dari Uruguay di perebutan tempat ketiga. Sedangkan pada tahun 2006, di Jerman, Jerman kembali meraih juara ketiga setelah mengalahkan Portugal 3-1.
Gelar juara keempat mereka peroleh tahun 1958. Posisi itu diperoleh setelah mereka dikalahkan Prancis 3-6 dalam perebutan posisi ketiga, saat kejuaraan itu diadakan di Swedia.
Di tahun 1938, Jerman tidak mampu lolos dari babak penyisihan. Sedangkan pada 1978, mereka hanya sampai putaran kedua. Sementara pada 1962, 1994, dan 1998, Jerman terhenti di perempat final.

Mereka pertama kali meraih gelar dengan mengalahkan Hongaria di babak final di tahun 1954 yang berlangsung di Bern, Swiss, kala Jerman masih diperkuat nama-nama seperti Fritz Walter dan Helmut Rahn. Jerman menjadi juara setelah menundukkan Hongaria 3-2.

Gelar juara dunia mereka yang banyak dikenang penggemar sepak bola sejagat adalah yang diraih pada 1974 di Jerman. Kala itu, dengan diperkuat nama-nama pemain legendaris sang "Kaisar" Franz Beckenbauer, Paul Breitner, dan Gerd Muller, mereka mengalahkan Belanda yang sedang memukau dunia dengan sepak bola total dengan bintangnya Johan Cruyff dan Johan Neeskens. Di kandang sendiri, Jerman menang 2-1 atas Belanda.

Gelar ketiga pada 1990, di Italia, diraih ketika tim Jerman diasuh oleh Beckenbauer. Tim yang dipimpin kapten Lothar Matthäus ini mengalahkan Argentina di final dengan satu gol penalti yang dicetak Andreas Brehme di menit-menit akhir.

Pada 2002, Jerman ditangani Rudi Völler. Menjadi juara kedua setelah dikalahkan Brasil, 1-2, di final.

Sebagai tuan rumah, Jerman langsung lolos ke putaran final 2006. Sungguh suatu prestasi menjadi Juara ke-3, karena di pertandingan uji coba Jerman sangat tidak meyakinkan untuk tampil sebagi Tim yang layak tampil di Piala Dunia.

Piala Eropa: Di kawasan Eropa, tim Jerman adalah juga tim papan atas. Mereka meraih tiga kali gelar Piala Eropa, yakni di tahun 1972, 1980, dan 1996.

Berikut ini para pemain Jerman di PD 2010:

Penjaga gawang: Manuel Neuer (Schalke 04), Tim Wiese (Werder Bremen), Hans-Joerg Butt (Bayern Munich).

Pemain bertahan: Arne Friedrich (Hertha Berlin), Per Mertesacker (Werder Bremen), Jerome Boateng (Hamburg SV), Philipp Lahm (Bayern Munich), Serdar Tasci (VfB Stuttgart), Marcell Jansen (Hamburg SV), Holger Badstuber (Bayern Munich), Dennis Aogo (Hamburg SV)

Pemain tengah: Sami Khedira (VfB Stuttgart), Toni Kroos (Bayer Leverkusen), Bastian Schweinsteiger (Bayern Munich), Marko Marin (Werder Bremen), Mesut Ozil (Werder Bremen), Piotr Trochowski (Hamburg SV);

Pemain depan: Thomas Mueller (Bayern Munich), Miroslav Klose (Bayern Munich), Lukas Podolski (Cologne), Mario Gomez (Bayern Munich), Stefan Kiessling (Bayer Leverkusen), Cacau (VfB Stuttgart).

Para Pemain yang sering kali tampil

Di bawah ini adalah daftar dari 22 pemain yang sering kali tampil bagi Jerman, tertanggal 1 Oktober 2007:
# Pemain Karier pemain Jerman Penampilan
1 Lothar Matthäus 1980-2000 150
2 Jürgen Klinsmann 1987-1998 108
3 Jürgen Kohler 1986-1998 105
4 Franz Beckenbauer 1965-1977 103
5 Thomas Häßler 1988-2000 101
6 Berti Vogts 1967- 1978 96
7 Sepp Maier 1966-1979 95
8 Karl-Heinz R 1976-1986 95
9 Rudi Völler 1982-1994 90
10 Andreas Brehme 1984-1994 86
11 Oliver Kahn 1995-2006 86
12 Andreas Möller 1988-1999 85 
13 Karlheinz Förster 1978-1986 81
14 Wolfgang Overath 1963-1974 81
15 Bernd Schneider* 1999-present 80
16 Michael Ballack* 1999-present 77
17 Guido Buchwald 1984-1994 76
18 Harald Schumacher 1979-1986 76
19 Pierre Littbarski 1981-1990 73
20 Hans-Peter Briegel 1979-1986 72
21 Uwe Seeler 1954-1970 72
22 Christian Ziege 1993-2004 72

Catatan Turnamen

* Penampilan Piala Dunia Terbanyak: Lothar Matthäus
* Penampilan Pertandingan Piala Dunia Terbanyak: Lothar Matthäus - 25 (catatan waktu seluruhnya)
* Pencetak Gol Piala Dunia Terbanyak: Gerd Müller
* Penampilan Pertandingan Piala Eropa Terbanyak: Thomas Häßler dan Jürgen Klinsmann - 13
* Pencetak Gol Piala Eropa Terbanyak: Jürgen Klinsmann - 5

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read comments

Sejarah Sepak Bola Jerman

Sepak bola mulai menyeberang dalam 30 tahun terakhir abad 19 dari Inggris ke Jerman. Olah raga ini awalnya hanya dimainkan di sekolah-sekolah menengah. Saat itu, berolah raga masih merupakan suatu kemewahan. 

Adalah Konrad Koch, seorang profesor di sebuah sekolah menengah atas di kota Braunschweig yang pertama bersimpati bersimpati pada olah raga ini. Beliau menerjemahkan aturan main sepak bola dari bahasa inggris ke bahasa jerman dan menjadikannya sebagai olah raga sore di sekolahnya tahun 1872. Di tahun 1874 berdiri sebuah klub sepak bola beranggotakan murid-murid sekolah, sekaligus menjadi perkumpulan bola resmi pertama di Jerman.

Makin lama, jumlah pemain bola semakin membengkak. Di awal tahun 1880-an telah berdiri sebuah perkumpulan yang berpengaruh. Kala itu Berlin menjadi pusat permainan bola Jerman, dimana berdiri klub sepak bola pertama Jerman, BFC Germania tahun 1888 di Berlin-Tempelhof. Sejarah sepak bola secara resmi dimulai di Jerman pada 28 Januari 1900, saat didirikan Deutsche Fussball-Bund (Perserikatan Sepak Bola Jerman) di Leipzig. Perserikatan ini merupakan kumpulan dari klub-klub bola yang terbentuk sebelumnya. Saat ini, Deutsche Fussball-Bund (DFB) beranggotakan sekitar 6,2 juta orang. Olah raga ini sangat menarik terutama bagi kaum muda dan anak-anak. Sepertiga anggota DFB aktif bermain di lebih dari 100 ribu kesebelasan junior negeri ini.

Di mata anak-anak lelaki, Bierhoff, Matthäus, dkk memiliki profesi ideal. Pemain bola duduk di peringkat teratas profesi impian. Sebuah jajak pendapat oleh peneliti generasi muda, Müncher Institut für Jugendforschung, memaparkan bahwa sebanyak 14,5 persen anak lelaki usia enam hingga 14 tahun ingin menjadi pemain bola, dua kali lebih banyak dibanding lima tahun sebelumnya.

Tren sepak bola wanita juga menunjukkan perkembangan menggembirakan. DFB mencatat sekitar 850 ribu anggota wanita yang tergabung di hampir 7 ribu kesebelasan. Kenaikan jumlah anggota terutama dari kesebelasan wanita berusia di bawah 16 tahun. Kemenangan kesebelasan wanita Jerman di musim gugur 2003 di Amerika Serikat mulai menghapus kesan bahwa sepak bola hanya permainan kaum lelaki.

Setelah terbentuk klub sepak bola pertama di Inggris, ketenaran sepak bola merambat ke Skotlandia, Irlandia dan Wales. Tak lama setelahnya, daratan Eropa menyusul dengan negara Belanda dan Denmark mendirikan perserikatan bola nasional. Deutsche Fussball-bund bergabung dengan Federasi Sepak Bola Dunia FIFA tahun 1905.

Di tahun-tahun awal, kesebelasan Jerman sedikit mengalami kesuksesan saat bertanding melawan negara lainnya. Dan kesebelasan Jerman belum ikut bertanding di Piala Dunia pertama tahun 1930 di Uruguay. Namun jika sekarang kita perhatikan neraca hasil pertandingan Jerman di kancah persepakbolaan internasional, terlihat bahwa kesebelasan negeri ini termasuk tim yang solid: Tiga kali kampiun dunia, empat kali juara dua dunia, dua kali peringkat tiga piala dunia, tiga kali juara Eropa, dua kali peringkat dua piala Eropa, dan sejak 1954 hingga sekarang selalu tampil dalam babak final Piala Dunia. Dunia pun mengenal Lothar Matthäus, bomber Gerd Müller, Franz Beckenbauer sang kaisar, Jürgen Klinsmann, hingga Michael Ballack sebagai pesepak bola tangguh. Momen kemenangan pertama Jerman di kancah dunia tahun 1954 mereka sebut sebagai „Das Wunder von Bern“ atau „Keajaiban Bern“.

Yang juga tak terlupakan dalam sejarah sepak bola Jerman adalah saat Jerman Timur memenangi medali emas di Olimpiade musim panas tahun 1976 di Montreal, Kanada. Semuanya menjadikan tim Jerman sebagai regu papan atas serta disegani di seluruh dunia.

Dunia sepak bola wanita tak kalah semarak. Pada tahun 2003 kesebelasan nasional wanita DFB untuk pertama kalinya menjadi juara dunia setelah sebelumnya lima kali menggondol juara piala Eropa (1989, 1991, 1995, 1997, dan 2001), menambah daftar panjang keberhasilan DFB.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read comments

Resolusi Tahun Baru

Sempet rehat 1 minggu gak ngisi postingan... lagi-lagi karena terlalu “sok” sibuk sendiri -> boong ding, padahal mah lagi dalam usaha penghematan pulsa modem *maklum, akhir bulan* hahahaha.. eh, ngomong-ngomong akhir bulan, gak terasa nih udah ada di penghujung tahun aje.. Perasaan baru kemaren malem gw ngerasain pergantian tahun 2009 ke 2010.. Sekarang udah mau 2011 aje, bentar lagi 2012 (haduh-haduh, mana gw belom kawin..) *lho, maksudnye?* :P

Malem tahun baru merupakan perayaan tahunan yang biasanya identik sama kembang api, petasan, terompet, makan-makan, hingar-bingar keramaian malam, suka-cita sana sini... tapi gw bukan merupakan orang yang terlibat didalemnya... pasalnya, gw jarang banget ngerayain tahun baru.. biasanya malem pergantian tahun selalu gw rayain sendiri di kamar sambil ngezombie depan lepti tercinta.. seumur-umur baru satu kali yang bener-bener gw ikut ngerasaain semaraknya pergantian tahun 2005 ke 2006.. itu terjadi waktu gw lagi liburan di rumah mami *kakaknya nyokap gw*.. jadi pas malem-malem, seisi rumah pada bikin acara bakar-bakaran.. waktu itu diagendain buat bakar ikan + bakar ayam.. *Ini jarang banget terjadi, ‘coz biasanya kan gw bakar rumah* :P  Sumpah rame banget, sodara-sodara nyokap gw yang emang “markas besar” nya ada disana, pada ngumpul semua... Orang-orang gak boleh tidur sebelum jam 03:00.. Padahal waktu itu gw udah tepar, ngumpet-ngumpet gw pergi ke kamar cuma buat berlayar di pulau kapuk.. >,< Semenjak itu, gw gak pernah lagi ngerayain malem tahun baru diluar, lagian emang gak ada tradisinya juga sih di keluarga gw.. 

Oh iye, biasanya kan kalo mau masuk ke tahun baru, selalu ada resolusi tentang target-target apa aja yang mau dicapai pada tahun tersebut... Dulu sih gw sering bikin tuh target-target, tapi semenjak gw sadar kalo target gw banyak yang gak kesampean, akhirnya gw males deh bikin resolusi di tahun baru *berharap selalu ada keajaiban tersendiri tanpa harus gw rencanain* Sebenernya, gw kalo bikin resolusi sih yang standar-standar ajah.. Contohnya: Pengen punya mobil sendiri, pengen punya rumah sendiri, pengen ke Korea, pengen nemuin harta karun, pengen pergi ke bulan, bisa tinggal dan bersuamikan orang Korea.. Udah sih itu aja, standar banget kan??? *standar minta di tabok* :P Yang pasti kalo gw bikin resolusi, target yang must/kudu/wajib/harus/mesti bin ada itu adalah harapan buat cepet dapet jodoh *jiaaaah, tetep ye doanya dari tahun ke tahun...* hahahaha.... Udah gitu, karna ditahun ini gw udah lulus dari kuliah, jadi harapan gw di tahun 2011 yaitu bisa cepet-cepet dapet kerjaan... Soalnya kalo gw gak kerja, ntar gw keburu dikawinin sama ortu gw... *dikawinin sama kebo maksudnya*  ☻☺♥☼♂♫♪

Tapi serius nih, di tahun 2011 kali ini gw mau naruh harapan, antara lain yaitu: gw pengen cepet dapet kerjaan tetap (biar bisa bahagiain ke-2 ortu gw) and pengen dapet jodoh (supaya bisa mengakhiri masa jomblo seumur hidup) hehehe... Mudah-mudahan kedua-duanya bisa terwujud di tahun ini, amiiiiiiiiinnn... 

Sebagai desert ato makanan penutup: Gw mau ngucapin.. goodbye 2010.. there was many happens in my life.. baik atau buruknya semua udah gw lewatin di tahun itu.. and now, welcome to 2011.. Semoga di tahun ini banyak bawa berkah buat hidup gw, juga banyak berarti buat seluruh umat didunia... MARI KITA GANYANG GLOBAL WARMING, GALAKAN GERAKAN MENANAM SAHAM POHON SEKARANG JUGA...  ~(‾‾~) ~(‾‾)~ (~‾‾)~ 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read comments